KANDIDATNEWS.COM – Pecatur muda Indonesia, MI Satria Duta Cahaya yang memiliki elo rating 2412 dan WIM Laysa Latifah (2213) dikalahkan lawan-lawannya pada babak ke-2 Duel Meet JAPFA Chess Festival 2026, Rabu (2/9) siang, di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta.
Satria Duta yang memegang buah hitam harus mengakui pecatur Vietnam, MI Khoung Duy Dau (2509). Sementara Laysa harus mengakui keunggulan WGM Xeniya Balabayeva (2384) asal Kazakhstan.
Dari dua babak yang telah dimainkan, pecatur Indonesia kalah 0,5 – 1,5 victory point (VP).
Babak ketiga Duel Meet yang menyediakan hadiah total 5.000 dolar AS, akan berlangsung Rabu (3/9) pagi. Duta dan Laysa akan memainkan buah putih.
Menurut pengamat catur, Kristianus Liem, Duta dan Laysa kualitasnya tertinggal jauh.
“Di babak pertama, Laysa yang memegang buah putih sempat unggul. Namun Dia tak bisa menuntaskan permainan dengan kemenangan dan harus puas dengan hasil imbang. Di babak kedua, Laysa makin tersudut menghadapi tekanan Xeniya yang memegang buah putih dan harus mengakui keunggulan lawannya,” ujar Kris.
Sementara Duta yang di babak pertama bermain imbang, di babak kedua kalah imbas pengorbanan kuda dari lawannya, Khoung Duy Dou.
Kejelian Susanto
“Kalo lihat dari rating dan gelar, cukup jelas kedua pemain kita dalam posisi underdog. Di catur standar, akan jelas keliatan kalau ada perbedaan kelas, nggak bisa lari. Apalagi mainnya lebih dari satu babak.”
Namun Kris mengakui kejelian GM Susanto Megaranto sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi (Kabid Binpres) dalam memilih lawan.
“Susanto sangat jeli memilih lawan yang akan dihadapi pecatur Indonesia. Ini pelajaran berharga bagi Duta dan Laysa. Mereka harus menghadapi lawan tangguh,” lanjutnya.
“Santo (Susanto Megaranto) juga pintar membagi 10 babak pertandingan menjadi empat babak catur klasik dan enam babak catur kilat dan catur cepat. Duta dan Laysa yang kecil peluangnya meraih hasil maksimal di catur klasik, bisa mendulang poin dari catur cepat dan catur kilat.”
Dari 14 Kategori yang dipertandingkan, IM Tirta Chandra (2329), IM Gilbert Elroy (2310), dan IM Ivan Situru (2174) untuk sementara berada di posisi pertama, kedua, dan ketiga.
Di Kategori Senior Putri yang telah memainkan tiga babak, Hanun Nafisah (1921) memuncaki pimpinan klasemen dengan 3 VP, disusul NM Jefany Sheryl Kichi Makalew Veronica di peringkat kedua (2,5 VP), dan NM Altofun Nisa Zilla (2,5 VP) di posisi ketiga.
Untuk Kategori Veteran, posisi pertama diduduki FM Johan Gunawan (3 VP), disusul NM Aris Tls (3 VP) dan NM Saifuddin Fikrul (3 VP) di peringkat kedua dan ketiga.
JAPFA Chess Festival 2026 yang digelar 1-6 September, diikuti sekitar 520 pecatur dari berbagai provinsi dan sejumlah pecatur asing, mempertandingkan 14 Kategori, memperebutkan hadiah total Rp298,9 juta.







