KANDIDATNEWS.COM – Pecatur U14, John Hartman Pangaribuan (elo rating 1590), tampil sebagai juara pada Turnament Catur FIDE Rated U1800 Speed Management 2026, memperebutkan Trofi Prof Dr Achmad Tjachja Nugraha, Minggu 19 Juli di Ballroom Rumabatavi The Tavia, Jakarta Utara. Dari 7 babak catur standar yang dipertandingkan, John Pangaribuan mengemas 6,5 angka kemenangan (VP).
Peringkat kedua ditempati AFM Betan Kristian Dominikus Diken juga dengan 6,5 VP dan Nugroho BP menduduki posisi ketiga dengan 5,5 VP.
Founder Speed Management, Laode Rahman menyebutkan, dari 128 pecatur yang bertarung di turnamen ini, tiga di antaranya berasal dari Singapura, Malaysia, dan Australia, 40-an pecatur sukses memiliki rating internasional.
“Alhamdullilah, melalui turnamen yang berlangsung 18-19 Juli ini, 40 pecatur berhasil memperoleh rating. Bahkan juara tiga, Nugroho Pb sangat luar biasa. Dia tak memiliki rating, tapi mampu bersaing dan bersanding dengan juara 1 dan juara 2,” ujar Laode.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Bidang Umum di kepengurusan PB Percasi Periode 2026-2030, bertekad akan terus menggelar turnamen serupa. “Speed Management berambisi menaikkan kualitas olahraga catur di Tanah Air melalui turnamen-turnamen seperti ini,” tambahnya.
Sebelumnya Sekjen PB Percasi, Nanang Pujalaksana mengatakan, dari sekitar 6 juta warga Indonesia, hanya 1.600 orang saja yang memiliki rating.
Di Luar Dugaan
Pada kesempatan yang sama, Prof Dr Achmad Tjachja Nugraha selaku sponsor utama, sangat takjub dengan penyelenggaraan turnamen ini. “Ini sangat di luar dugaan, di luar ekspektasi Saya. Para pecatur yang elo ratingnya di bawah 1.800, bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari Australia, Singapura, dan Malaysia begitu bersemangat mengikuti turnamen ini,” ujar Prof Achmad Tjachya yang juga Guru Besar UIN Syarif Dayatullah Jakarta, saat penutupan turnamen.
Dia menambahkan, bukan cuma pesertanya yang memenuhi Ballroom Rumabatavi The Tavia, suasana turnamen semakin meriah dengan kehadiran para orang tua pecatur. Selama dua hari, mereka menunggu anaknya dari luar arena turnamen.
Berbeda dengan turnamen serupa sebelumnya, Turnamen Catur FIDE Rated U1800 Speed Management 2026 tak memperbolehkan orang tua pecatur masuk ke ruangan. Para pecatur juga wajib menitipkan hand phone di meja panitia, untuk mencegah terjadinya kecurangan.
“Dengan cara ini, Kita ingin turnamen berlangsung jujur. Untuk turnamen mendatang, Kami akan menyiapkan lemari khusus untuk menyimpan hand phone para pecatur,” lanjutnya.
“Sekitar bulan Oktober atau November, Kita akan menggelar turnamen untuk kelar elo rating 2.200 ke atas. Para pecatur berkelas yang akan bertarung. Tempatnya akan Kita pilihkan yang terbaik,” tukasnya.






