LSI: Elektabilitas Prabowo-Gibran Capai 50,7 Persen

oleh -100 views

KANDIDATNEWS.COM – Kendati beberapa kali diteriaki “Amin dan Ganjar-Mahfud” saat Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jawa Tengah, namun elektabiltas Prabowo-Gibran masih yang teratas. Berdasarkan survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan nomor urut 2 ini, elektabilitasnya mencapai 50,7 persen.

“Sepertinya bukan pasangan Prabowo-Gibran saja. Paslon lain pun juga mengalami hal serupa. Ini hanya gimik politik saja. Di survei terbaru LSI yang dilakukan 16-26 Januari 2024, elektabiltas pasangan Prabowo-Gibran mencapai 50,7 persen,” ujar Peneliti Senior LSI Denny JA, Adjie Alfarabi, Selasa (30/1) siang, di Jakarta.

“Elektabilitas Prabowo-Gibran sudah mencapai sudah melewati magic number untuk 1 putaran 50,7%,” tambahnya.

Presiden Jokowi saat didampingi Menhan Prabowo Subianto saat berada di Jateng, disambut oleh pendukung pasangan nomor urut 1, dengan teriakan “Amin, Amin, Amin”. Sementara saat bersama istrinya, Iriana, mereka diteriaki “Ganjar-Mahfud, Ganjar-Mahfud, Ganjar-Mahfud”, oleh pendukung pasangan nomor urut 3.

Amin Salip Ganjar-Mahfud

Berdasarkan survei LSI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih 50,7 persen, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (22 persen) di posisi kedua, sementara Ganjar Pranowo-Mahfud Md (19,7 persen) di posisi ketiga.

Survei LSI menggunakan metode multi stage random sampling, didapatkan 1.200 responden. Teknik pengumpulan data yakni wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Dalam survei ini margin of error +-2,9%.

Adjie menjelaskan, tren kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran sekitar 4-5% sejak November 2023. Jika, tren itu terus berlanjut hingga 14 Februari 2024, maka peluang satu putaran sangat terbuka.

“Kalau tren kenaikannya konsisten 4-5% saja, maka kita bisa memprediksi dengan terjaga dan konsisten, maka memang potensi satu putaran sangat terbuka lebar,” imbuhnya.

Berdasarkan sebaran pemilih, pasangan Prabowo-Gibran menguasai eritori atau semua teritori.

Di Sumatera, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 54,4 persen, disusul Aies-Cak Imin (31,8 persen), Ganjar-Mahfud (9,0 persen). Suara tidak sah 0,6 persen. TT/TJ 4.2 persen.

Di Jawa, Prabowo-Gibran (47,4 persen), Ganjar-Mahfud (23,8 persen), Anies-Cak Imin (20,4 persen). Suara tidak sah 0,6 persen. T/TJ 7,8 persen.

Di Bali, NTB, dan NTT, Prabowo-Gibran (49,1 persen), Ganjar-Mahfud (30,7 persen), Anies-Cak Imin (12 persen). Suara tidak sah 4 persen. TT/TJ 4,2 persen.

Di Kalimantan, Prabowo-Gibran (43,4 persen), Anies-Cak Imin (30 persen), Ganjar-Mahfud (23,6 persen). Suara tidak sah 0 persen. TT/TJ 3,0 persen.

Di Sulawesi, Prabowo-Gibran (70,8 persen), Ganjar-Mahfud (11,8 persen), Anies-Cak Imin (8,3 persen). Suara tidak sah 0 persen. TT/TJ 9,1 persen.

Dan di Maluku-Papua, Prabowo-Gibran (53,5 persen), Anies-Cak Imin (20 persen), Ganjar-Mahfud 11,8 persen. Suara tidak sah 0 persen. TT/TJ 14,7%

 

No More Posts Available.

No more pages to load.