Hingga Kamis Siang, 3.293 Warga Indonesia Terpapar Corona, 280 Meninggal

Spread the love
Pemakaman korban virus corona di Tanah Air.

KANDIDATNEWS.COM – Warga Indonesia yang positif corona di Tanah Air terus bertambah. Terhitung hingga Kamis (9/4) siang, pukul 12.00 WIB, total ada 3.293 orang terpapar Covid-19, 280 orang meninggal, dan 252 dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali tes.

Hal demikian diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB,  Kamis (9/4) sore.

“Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337, sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus,” tegas Yurianto.

Dia menambahkan, dalam periode yang sama juga terjadi penambahan 30 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total ada 252 pasien yang kini dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

Namun, pemerintah masih mengungkapkan kabar duka dengan adanya penambahan 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ini menyebabkan secara akumulasi ada 280 pasien yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona.

Menurutnya, data ini menggambarkan masih terjadinya penularan Covid-19 di masyarakat. Dia pun menyesali tingginya penambahan kasus baru dan jumlah pasien meninggal.

“Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita karena kita tahu bahwa penularan masih terus berlangsung,” kata Yuri.

Menurut Yuri, data ini juga memperlihatkan kondisi masyarakat dalam seminggu terakhir yang belum patuh terhadap imbauan pemerintah.

Imbauan pemerintah itu seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, dan sebisa mungkin tidak keluar jika tidak ada kepentingan mendesak.

Selain itu, jika keluar rumah masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga jarak atau physical distancing agar mencegah penularan terus terjadi. Pemerintah juga telah mengeluarkan aturan agar masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah. Masyarakat diharapkan menggunakan masker kain, sebab masker bedah dan masker N95 diprioritaskan untuk para petugas medis.

“Mudah-mudahan dengan menggunakan masker, kita bisa melihat hasilnya minggu depan apakah kepatuhan ini dijalankan dengan baik atau tidak,” ujarnya berharap.