Rifqi Fitriadi Gagal Raih Gelar Juara

oleh -16 views

KANDIDATNEWS.COM – Harapan petenis tunggal putra Indonesia, Muhamad Rifqy Fitriadi meraih gelar juara pada Turnamen BNI-MedcoEnergi International Tennis M25K, kandas. Pada laga puncak yang digelar di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Minggu (16/4), Dia dikalahkan unggulan ke 6, Kelly Dayne dari Australia, dua set langsung, 0-6, 0-6,

Di set pertama laga yang dilakoni kedua petenis sebenarnya berlangsung cukup seimbang, namun Dayne tampil sangat konsisten dan memaksa Rifqi menyerah mudah 0-6.

Dominasi petenis Australia di set kedua terus berlanjut dengan pola yang lebih variatif, memaksa andalan tuan rumah ini terus melakukan unforce error dan kembali menyerah 0-6.

Berkat keberhasilannya meraih gelar di Turnamen BNI-MedcoEnergi International Tennis M25K, Kelly Dayne yang berperingkat 419 dunia ini berhak atas hadiah prize money sebesar 3.600 dollar Amerika. Sementara itu Muhamad Rifqi Fitriadi yang menjadi runner up diajang ITF International Tennis Series memperoleh hadiah 2.120 dollar Amerika.

Meskipun hanya tampil sebagai finalis, bagi seorang Rifqi Fitriadi hal ini merupakan peningkatan tersendiri, mengingat selama ke ikutsertaannya diajang ini prestasinya adalah sebagai semi finalis.

Menurut Direktur Turnamen, Aga Soemarno, salah satu target dari turnamen ini adalah untuk mempersiapkan petenis yang akan berlaga SEA Games 2023, Mei mendatang.

“Mudah-mudahan di seri berikut, petenis Indonesia akan bisa berbuat lebih baik lagi,” tukas Aga.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum PP Pelti, Edward Omar Syarif Hiariej sangat berterima kasih atas dukungan BNI dan MedcoEnergi yang telah menggelar turnamen ini. “BNI dan MedcoEnergi sangat luar biasa. Mereka mendukung even ini sampai lima seri,” ujarnya.

Menurutnya, mempersiapkan petenis hebat, bukan pekerjaan yang mudah, tapi perlu proses.”

Dia menambahkan, PP Pelti berupaya meraih medali emas sebanyak mungkin pada ajang SEA Games kali ini. Dari 7 medali emas yang diperebutkan, kita berharap dari ganda putra, ganda campuran, tunggal putra dan putri. Negara yang patut kita waspadai adalah Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Sementara itu Direktur MedcoEnergi, Ronald Gunawan mengaku sangat senang bisa menyeponsori turnamen tenis. Mudah-mudahan tenis bisa menjadi olahraga populer di Tanah Air.

“Meskipun petenis Indonesia gagal menjadi juara, saya senang pemain Indonesia bisa tampil di final,” katanya.

Sedangkan Senior Vice President Corporate Banking BNI, Ditya Maharani menyebutkan, BNI berusaha pro aktif prestasi atlet Indonesia. Telah berpartisipasi di voli, tenis, dan beberapa cabang olahraga lain.

No More Posts Available.

No more pages to load.