MUI Sarankan Jokowi Pimpin Langsung Pemberantasan Mafia Tanah

oleh -49 views
Presiden Jokowi

KANDIDATNEWS.COM  – Ketua Lembaga Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LEU-MUI) H Sutrisno Lukito Disastro menyarankan Presiden Jokowi atau Menkopolhukam Mahfud MD  memimpin langsung Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Tanah. Pasalnya, hingga kini mafia tanah kelas kakap belum tersentuh. Padahal Jokowi sudah memerintahkan beberapa kali agar aparat penegak hukum tidak ragu untuk menggebuk mafia beserta bekingnya.

“Kalau jadi Tim Satgas Satgasus mafia tanah, saya sudah ketemu jenderal aktif bintang dua, seorang Kapolda, Beliau bilang ke Saya, hanya Presiden Jokowi yang bisa memberantas langsung pimpin satgas (mafia tanah-red). Saya terus bilang ke Pak Anwar Abbas, wakil ketua MUI, masih ada Mahfud MD. Beliau langsung kontak Pak Mahfud. Kita tunggu, beliau bisa atau tidak. Sebab, Beliau (Mahfud) sudah janji. Semoga beliau dengar berita ini,” tandas Sutrisno dalam diskusi di kantor LQ Law, Jakarta, Kemarin.

Sutrisno menilai, saat ini ulah mafia tanah sudah sangat keterlaluan. Mereka bisa melakukan apa saja terhadap korban perampasan tanah. Dia mengibaratkan mulut mafia tanah bisa menjadi hukum.

“Percuma punya dokumen tanah lengkap seperti Pak Budi ( Ketua FKMTI), ahli hukum yang jago. Mafia tanah abad ini paling berkuasa di Indonesia. Preman juga berkuasa,” ujarnya.

Karena itu, Sutrisno mengajak seluruh elemen masyarakat, ormas termasuk bekas preman bersatu untuk mendukung pemberantasan mafia tanah.

“Saya siap hadapi resiko (ancaman mafia tanah), ditabrak, dipenjara. Semoga saya dipenjara, biar teman-teman saya bergerak!” tantangnya

Sedangkan Ketua FKMTI SK Budiardjo menjelaskan, perlu dibentuk Perppu untuk penyelesaian dan pencegahan kasus perampasan tanah.

“Ada ribuan korban perampasan tanah anggota FKMTI yang dokumennya sudah diverifikasi. Kami siap adu data alas hak kepemilikan tanah secara terbuka, disiarkan langsung TV nasional yang melibatkan universitas. Sebab, Kami tidak percaya dengan aparat penegak hukum yang bisa merekayasa korban perampasan menjadi tersangka,” tukasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.