Persaingan di JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 Masih Ketat

oleh -213 views
MN Muhammad Ishak Rianjar (kiri), harus mengakui ketangguhan FM Sagita Catur Adi.

KANDIDATNEWS.COM – GM Susanto Megaranto yang memiliki elo rating 2548 masih mencatat hasil sempurna di ajang JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 setelah di babak kelima dia menyudahi perlawanan pecatur muda Dziththauly Ramadhan (2164), Senin (6/12) malam, di Gedung Wisma Serba Guna, Senayan, Jakarta.

Berkat kemenangan ini, Susanto telah mengemas lima poin kemenangan. Namun ada dua pecatur lain yang juga meraih lima poin kemenangan, yakni Surya Wahyudi dan FM Sagita Catur Adi. Surya Wahyudi (2199) di babak kelima mengalahkan Dicky Aditya (1825), sementara Sagita Catur Adi (2314) yang memegang buah putih mencatat kemenangan dari Muhammad Ishak Rianjar (2065).

Sementara itu FM Hamdani Rudin (2308) dan Ahmad Fauzi (2113). Hamdani dipaksa bermain remis saat menghadapi Syafiuddin Raden (2131), sedangkan Ahmad Fauzi dipaksa imbang FM Tobing Daniel Hermawan Lumban (2146).

Pecatur bergelar grand master lainnya, Barus Cerdas (2306), di babak kelima mengalahkan Bahari Priyatna. Cerdas Barus yang merupakan pecatur unggulan kelima, saat ini baru mengoleksi 3,5 angka kemenangan dan berada di posisi ke-28.

Di babak keenam yang berlangsung Selasa (7/12) pagi, Susanto Megaranto ditantang Surya Wahyudi, Sagita Catur Adi melawan Hamdani Rudin, Ahmad Fauzi dijajal FM Mahmud Syarif (2185), dan Cerdas Barus ditantang Ishbaev Avazbek (2103).

Mengomentari hasil babak kelima, Ketua Komisi Pertandingan, Hendry Djamal mengatakan, meskipun kalah dari FM Sagita Catur Adi, Muhammad Ishak Rianjar merupakan salah satu pecatur berkualitas yang tampil di turnamen kali ini.

“Ishak satu-satunya pecatur dari Ambon yang ikut di JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021. Dia punya potensi besar untuk menjadi pecatur hebat. Saya tahu betul kualitas permainan Ishak, karena saya juga ikut melatih dia,” tukasnya.

Dai menceritakan, tipe permainan Ishak mirip dengan Susanto Megaranto. “Tipe permainan Ishak, diawal-awal kalem, tapi memasuki pertengahan hingga akhir, dia akan melakukan serangan habis-habisan. Pecatur yang memiliki tipe permainan seperti ini harus mendapat bimbingan yang benar,” katanya mengingatkan.

Dikirim ke Hungaria

Hendry berani menargetkan Ishak bisa meraih gelar Grand Master pada 2024 mendatang. “Syaratnya dia harus rutin bertanding di luar negeri seperti yang dilakukan pecatur Indonesia lainnya. Kalau Sean Winshand sempat dikirim ke luar negeri selama 6 bulan untuk mencari gelar GM, maka Ishak setidaknya 3 bulan harus mengikuti 6 turnamen di Hungaria. Setiap dua minggu sekali, dia harus bertanding.”

Kalau dalam tempo tiga bulan tersebut Ishak mampu menunjukkan kualitasnya, maka gelar Master Internasional bisa segera didapat. Ini mempermudah langkahnya untuk mendapatkan gelar GM.

“Kalau selama tiga bulan, dia tak bisa menunjukkan permainan terbaiknya, susah untuk bisa berbicara banyak di tingkat internasional.”

 

No More Posts Available.

No more pages to load.